Bondowoso.Suarakedilan.com.Proyek Pekerjaan Jaringan Rehabilitasi Jalan Aspal Tangsel Kulon Padasan Satuan Kerja : Dinas Bina Marga Sumber Daya Air Dan Bina Konstruksi(BSBK) Kabupaten Bondowoso. Anggaran Tahun 2025.Dikerjakan oleh Kontraktor,” Siluman,”.Proyek pengaspalan jalan lingkungan di RT 09/10 Dusun Tempean,Jln Tangsel Kulon Desa Padasan Kecamatan Pujer Kabupaten Bondowoso Jawa Timur,”katanya.
Proyek ini menuai kritik tajam dari warga sekitar. Kondisi permukaan jalan yang baru saja dikerjakan terlihat menggumpal, tidak rata, dan terdapat banyak sela pada bagian pinggir, sehingga menimbulkan dugaan kuat adanya pekerjaan yang tidak sesuai standar.Rabu (29/1/2026),”jelasnya.
Pantauan Media ini di lokasi Proyek menunjukkan bahwa kualitas pengaspalan jauh dari kata layak.Beberapa bagian tampak bergelombang berlobang dan terdapat gumpalan aspal yang terkesan dilempar begitu saja, tanpa diratakan dengan benar.
Warga menyebut pekerjaan tersebut sebagai hasil kerja yang “sangat fantastic super sekali ambyar”, menggambarkan betapa buruknya hasil pengerjaan aspal tersebut,”ungkapnya.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keluhannya: “Kayaknya ini kualitas sangat fatal, tidak sesuai RAB. Aneh juga, RAB proyek malah hilang tanpa jejak. Kami menduga pemborong mengurangi material demi keuntungan pribadi..
Warga juga menyesalkan apabila proyek ini benar-benar menggunakan anggaran dari Pemerintah Daerah namun pelaksanaannya jauh dari ekspektasi. Pekerjaan yang semestinya memberi manfaat justru meninggalkan banyak tanda tanya,”imbuhnya.
Sejumlah warga meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Komisi 3 (tiga),melalui dinas terkait untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap kualitas pekerjaan yang amburadul,dan mengecek RAB, serta memastikan tidak ada penyimpangan.
Anggaran dalam pelaksanaan proyek ini,Proyek pengaspalan yang seharusnya meningkatkan kenyamanan warga justru memunculkan kesan dan kekecewaan dan adanya dugaan praktik tidak profesional. Warga RT 9/10 berharap ada tindakan tegas agar kejadian serupa tidak terulang lagi,”tutupnya.(Dar)












