Kontraktor Cv Karya Bersama Diduga Korupsi Prime Coat Proyek Aspal Di Desa Sukorejo Polo Agung

Kontraktor CV Karya Bersama dengan sengaja tidak melakukan lapisan resap pengikat (Prime Coat) lapisan cair tipis yang disemprotkan diatas lapisan pondasi Agregat sebelum penataan batu.

Bondowoso.Suarakeadilan.Com.Proyek Pembangunan Jalan Aspal Di Desa Sukorejo Dusun Polo Agung (III) Kecamatan Sumber Weringin Di duga Korupsi Khusunya pada tahapan Prime Coat.
Proyek pengaspalan,Anggaran Tahun 2026.Dengan nilai Kontrak Kerja Rp 223.523,000,00.Satuan Kerja Dinas BSBK Kabupaten Bondowowo dikerjakan oleh CV Karya Bersama Alamat Kantor :Jln Kyai Ali No :09 RT/014/04 Desa Sekar Putih Bondowso katanya.
Berdasarkan hasil investigasi Media ini di lapangan (Selasa,14/7/2026).Bahwa Proyek Pekerjaan Jalan Aspal di Desa Sukorejo Dusun Polo Agung (III) Kecamatan Sumber Weringin dikerjakan asal  asalan semisal
Badan Jalan tidak dilakukan pembersihan terlebih dahulu, sebelum penataan batu dasar,Selanjutnya Penataan Batu amburadul,tidak ditata berdiri,batu untuk kancingan tidak ditata sebagai mana mestinya.Untuk Batu tepi tidak ditanam berdiri sebagaimana diatur didalam Spesifikai Tehknis ,”ujarnya.
Selain hal tersebut diatas Kontraktor CV Karya Bersama dengan sengaja tidak melakukan lapisan resap pengikat (Prime Coat) lapisan cair tipis yang disemprotkan diatas lapisan pondasi Agregat sebelum penataan batu.
Mudus yang dilakukan oleh Kontraktor Cv Karya Bersama meliputi,”pengurangan bahan Material (tidak menggunakan aspal cair sesuai dengan Speksifikasi Tekhnis),”jelasnya.
Dan Mark Up harga perkiraan sendiri (Hps) serta pengurangan ketebalan lapisan  aspal yang akan mengakibatkan jalan mudah terkelupas dan cepat rusak,”imbuhnya.
Selajutnya titik rawan yang ditemukan oleh Media ini dilapangan proyek pekerjaan pengaspalan di Desa Sukorejo Dusun Polo Agung (III) Kecamatan Sumber Weringin  tentang Pengurangan volume material dan penurunan kadar aspal.
Penyelewengan pada lapisan Aspal yang dilakukan oleh Kontraktor Karya Bersama menjadi salah satu mudus utama untuk memangkas biaya kontruksi demi keuntungan pribadinya sendiri atau orang lain,”tutupnya.(Dar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *